Pemukim Yahudi Serang dan Adang Truk-truk Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

oleh -174 views
Para pemukim Yahudi fanatik, memegang bendera Israel, berkumpul di pintu keluar Ashdod Port dekat Jalur Gaza dan memblokir truk yang membawa bantuan ke Jalur Gaza, di Ashdod, Israel, pada 4 Februari 2024. Foto/anadolu

Porostimur.com, Tel Aviv – Para pemukim ekstremis Yahudi di Israel terus memblokir truk-truk bantuan kemanusiaan yang akan masuk ke Jalur Gaza.

Penyerangan dan pengadangan masih terjadi hingga Rabu (7/2/2024). Penghadangan dan penyerangan telah terjadi sejak beberapa pekan lalu.

Kelompok pemukim Zionis berkumpul di dekat Pelabuhan Ashdod, sekitar 38 kilometer (23,6 mil) utara Jalur Gaza.

Saat ini Gaza menjadi tempat sebagian besar dari 2 juta penduduk Palestina bergulat dengan krisis kemanusiaan yang semakin parah, termasuk kelaparan, kekurangan air bersih, dan tempat tinggal yang tidak memadai akibat blokade dan serangan brutal rezim kolonial Israel.

Baca Juga  Tawuran Pelajar Meningkat, DPRD Maluku Desak Penanganan Terintegrasi

Saat polisi Israel berjaga, para pemukim menghentikan truk yang berangkat dari pelabuhan, memeriksa dokumen dan memeriksa kargo untuk menentukan isi dan tujuannya.

Mereka juga kerap terekam menyerang truk-truk tersebut. Video penyerangan itu pun viral di media sosial.

Salah satu pemukim, seorang warga Yahudi di Yerusalem, mengatakan dia datang bersama keluarganya untuk menghentikan truk yang memasok oksigen ke kelompok perlawanan Palestina Hamas di Gaza.

“Gaza adalah sebuah negara. Ini tanahnya, itu sebuah negara. Semua warga Gaza, menurut pihak kami, adalah teroris,” ujar pemukim Israel, Sharon, yang menolak memberikan nama belakangnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.