Penahanan Presiden Korsel Diperpanjang, Pendukungnya Serbu Pengadilan

oleh -119 views
Foto: Pendukung Presiden Korsel yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol (AFP/JIN-KYU KANG)

Yoon telah bersumpah untuk ‘berjuang sampai akhir’ meskipun menghadapi persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) Korsel atas pemakzulannya. Dia juga dihadapkan pada penyelidikan kriminal atas tuduhan pemberontakan yang membuatnya ditahan.

Penyidik dapat menahan Yoon selama 20 hari lagi. Pengadilan Seoul mengatakan ada kekhawatiran bahwa Yoon dapat menghancurkan bukti jika dibebaskan.

Presiden Yoon telah berterima kasih kepada para pendukungnya, termasuk penganut Kristen evangelis dan YouTuber sayap kanan, atas ‘patriotisme yang penuh semangat’. Ungkapan terima kasih itu disampaikan dalam sebuah pesan melalui pengacaranya pada hari Jumat (17/1).

Police stand guard on a street near the Seoul Western District Court in Seoul, early on January 19, 2025, after hundreds of pro-Yoon protesters smashed windows and broke down doors to enter the court following the extension of the detention of impeached South Korea President Yoon Suk Yeol. A South Korean court extended the detention of impeached President Yoon Suk Yeol on January 19 over concerns he could destroy evidence linked to his martial law declaration, enraging his supporters who attacked the court building. (Photo by Jin-kyu Kang / AFP)Foto: Pendukung Presiden Korsel yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol (AFP/JIN-KYU KANG)

Para pendukungnya mengklaim Yoon dibenarkan dalam memberlakukan darurat militer karena merasa ada kecurangan pemilu legislatif yang dimenangkan tahun lalu oleh partai oposisi. Meski demikian mereka tidak memberikan bukti soal kecurangan itu.

Baca Juga  BPN Mulai Ukur Tanah KUA Amalatu, Sertifikasi Aset Kemenag SBB Dikebut

Mereka sering mengibarkan bendera Amerika Serikat dan telah mengadopsi retorika ‘hentikan pencurian’ yang diasosiasikan dengan presiden terpilih AS Donald Trump, yang para pendukungnya menyerbu Capitol Washington untuk mencoba membatalkan kekalahan pemilu 2020. Setelah insiden pengadilan Seoul, penjabat kepala polisi Lee Ho-young mengatakan polisi menyelidiki secara menyeluruh para YouTuber sayap kanan jika mereka terlibat dalam pembobolan dengan kekerasan ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.