Perang Israel-Iran: Masa Depan Timur Tengah dan Dunia Islam

oleh -540 views

Secara regional kita tahu bahwa sejak lama beberapa negara tetangga, khususnya Saudi Arabia, telah menjadikan Iran sebagai kekuatan sekaligus ancaman terbesar di Timur Tengah. Segala sesuatu akan dilakukan oleh Saudi Arabia demi melemahkan Iran untuk meyakinkan agar ancaman itu tidak berlanjut. Bahkan tidak tanggung-tanggung melakukan boikot ke negara Saudara sendiri (daulah syaqiiqah), Qatar, karena dianggap ada kedekatan dengan Iran.

Tapi sesungguhnya tidak kalah pentingnya adalah adanya kepentingan global yang sedang diperkelahikan. Dan selamanya kepentingan global ini memiliki akar penting di Timur Tengah. Selain karena aspek ideologi, Islam vs Sekuler, juga karena Timur Tengah masih dianggap pusat sumber perekonomian dunia (economic resources) terbesar.

Baca Juga  Fance Kristianto Terpilih Nahkodai PPAKPI Periode 2026–2029

Kita mengenal pertarungan antara blok-blok kekuatan dunia saat ini. Antara Rusia dan Amerika di Barat. Antara Amerika dan China di Timur. Dan kekuatan penyeimbang itu ada di Timur Tengah dan dunia Islam. Saya sangat merasakan pesan Huntington dalam bukunya “Clash Among Civilization” dalam konflik ini. Di mana Barat, China dan Islam akan berbenturan untuk mendominasi dunia ke depan.

Israel adalah tangan kanan kekuatan Barat di Timur tengah dan dunia Islam. Seringkali Israel ditampilkan sebagai “the only democracy in the Middle East”. Israel akan sengaja melakuan dengan sendirinya atau dipakai oleh Barat untuk melakukan segala hal untuk memastikan dunia Islam melemah. Dan itu dapat kita lihat dari masa ke masa. Dari perang Afghanistan, Irak, Suriah, Yaman, Sudan, bahkan kini perang terbuka dengan Iran, semua itu tidak bisa dilepaskan dari upaya sistimatis dan cerdas dari kekuatan Barat untuk melemahkan dunia Islam.

No More Posts Available.

No more pages to load.