Perangi Stunting di SBB, Widya Langsung Terjun ke Locus Stunting

oleh -1 Dilihat

“Karena itu peran Bappeda sangat kita harapkan, untuk kemudian mengkoordinir OPD lainnya. Jadi tidak cukup menjadi tanggungjawab Dinas Kesehatan saja,” jelasnya.

Selain membuka pertemuan koordinasi terpadu percepatan penurunan stunting dan gizi buruk di Kota Bula, Widya juga melakukan sosialisasi pencegahan stunting di Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat. Dia menyempatkan diri meninjau Posyandu Nusukamu, Desa Kawa dan menyerahkan peralatan kesehatan beruapa alat timbang, brain booster, dan Penyerahan Makanan Tambahan (PMT) untuk Ibu hamil darn balita di desa setempat.

Dia mengaku memilih Desa Kawa, karena daerah itu juga menjadi locus atau tempat terjadinya kasus stunting. Kehadiran Widya mendapat perhatian dan antusias warga yang ingin melihat dan menyapa langsung istri gubernur tersebut. Saat memberikan PMT, Widya bahkan sempat menggendong sejumlah anak balita.

Baca Juga  Alhidayat Wajo Siap Hibahkan 5 Hektare Tanah untuk Rumah Sakit di Seram Utara

Di Desa Kawa, Ketua Dewan Dekranasda Provinsi Maluku ini juga menyempatkan diri untuk meletakan batu pertama pembangunan septic tank komunal dan menyerahkan tempat cuci tangan bantuan Dinas PUPR Provinsi Maluku, menyerahkan peralatan pengolahan pangan lokal dari Dinas Ketahanan Pangan, serta meninjau Rumah Pangan Lestari di Kabupaten SBB (keket)