Perkuat Dukungan untuk Groundbreaking Blok Masela, Gubernur Maluku Terima Forum Masyarakat Tanimbar

oleh -6 Dilihat
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menerima audiensi Forum Masyarakat Tanimbar Maluku di Ruang Rapat Gubernur Maluku, Senin (6/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Maluku dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela, termasuk rencana groundbreaking di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Menurutnya, terdapat tiga prinsip utama yang terus diperjuangkan pemerintah daerah dalam pengembangan proyek tersebut.

Pertama, memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan dan kompetensi yang dipersyaratkan agar putra-putri daerah memperoleh kesempatan bekerja.

Kedua, mendorong pemanfaatan produk pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan proyek sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan nelayan di Maluku.

Ketiga, memastikan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan vokasi, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan.

CSR Harus Berdampak Nyata

Hendrik menegaskan program CSR tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, perusahaan harus mengarahkan program tersebut pada pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan agar masyarakat lokal siap mengisi peluang kerja yang tercipta dari investasi Blok Masela.

Baca Juga  Dua RUU Israel Disebut Bisa Ancam Negara Palestina, Pengamat: 82 Persen Tepi Barat Terancam Diambil Alih

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun kolaborasi serta menjaga iklim investasi yang kondusif dengan tidak mudah terpengaruh narasi-narasi negatif yang dapat menghambat pembangunan.

Menurut Hendrik, Lapangan Abadi Blok Masela merupakan peluang bersejarah bagi Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Provinsi Maluku karena menjadi salah satu investasi terbesar yang pernah masuk ke daerah sejak Indonesia merdeka.

No More Posts Available.

No more pages to load.