Porostimur.com, Ambon – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) resmi memulai pembangunan Gedung Kuliah Terpadu (GKT) melalui seremoni groundbreaking yang digelar di kampus Polnam, Selasa (26/5/2026).
Pembangunan gedung ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan vokasi sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di Provinsi Maluku dan kawasan Indonesia Timur.
Simbol Komitmen dan Harapan Pendidikan Vokasi
Direktur Polnam Dady Mairuhu, menegaskan bahwa pembangunan Gedung Kuliah Terpadu bukan sekadar seremoni fisik, tetapi menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong kemajuan pendidikan vokasi.
“Gedung Kuliah Terpadu ini nantinya diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang representatif, modern, nyaman, dan mampu menunjang proses pendidikan yang lebih berkualitas bagi mahasiswa serta sivitas akademika,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses menuju tahap pembangunan telah melalui berbagai tahapan panjang, mulai dari perencanaan, pengkajian teknis, hingga koordinasi administrasi dan penyiapan lokasi.
Menurutnya, pembangunan ini diharapkan menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia serta menjawab kebutuhan pembangunan daerah dan nasional di masa depan.
Fasilitas Modern dan Berbasis Kebutuhan Akademik
Ketua Tim Teknis, Victor Hutubessy, menjelaskan bahwa pembangunan gedung didasarkan pada meningkatnya jumlah mahasiswa serta kebutuhan ruang pembelajaran yang lebih representatif dan berbasis teknologi.











