Pertamina Masuk, Gas Blok Masela Ditarget Nyembur 2029

oleh -7 Dilihat
Blok Masela dioperasikan INPEX Masela Ltd bersama PT Pertamina Hulu Energi dan Petronas Masela. Proyek ini memiliki cadangan gas sebesar 18,54 triliun kaki kubik (trillion cubic feet/TCF).

Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membeberkan proyek raksasa Minyak dan Gas Bumi (migas) di Maluku yakni Blok Masela ditargetkan paling lambat akan menyembur di pada tahun 2029 mendatang.

Hal itu dikatakan oleh Menteri ESDM, Arifin Tasrif. Dia bilang, proyek migas raksasa tersebut ditargetkan akan mulai berproduksi paling lambat pada 30 Desember 2029.

“Memang pemerintah mengharapkan target tahun target 2030 capaian prod 12 BSCFD itu kita harap 30 Desember 2029 Masela sudah berproduksi paling lambat,” jelas Arifin, mengutip CNBC-Indonesia, Sabtu (5/8/2023).

Hal itu berkenaan dengan resminya PT Pertamina (Persero) yang berkonsorium dengan perusahaan migas asal Malaysia yakni Petronas, yang mana berpartisipasi masuk dalam proyek Blok Masela usai Shell hengkang dari proyek raksasa tersebut tahun 2020 yang lalu.

“Kan tadinya rencana mengalir gasnya kan 2027, ini bahasa santai saja ya. Terus dengan adanya Pertamina dan Petronas ya sudah mengisi gap yang ada. Apakah ini cukup? Tentu saja nanti konsorsium akan menentukan,” papar Arifin lagi.

Baca Juga  Gunung Ibu Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 500 Meter dan Terekam 51 Kali dalam Sepekan

Untuk mencapai target yang sudah ditentukan itu, Arifin mengatakan bahwa pihaknya akan membetuk kelompok kerja atau working group yang nantinya akan membantu mencapai target yang diminta oleh pemerintah.

No More Posts Available.

No more pages to load.