4. haram hukumnya mengakui keberadaan negara Yahudi penjajah di Palestina. Haram pula mengambil solusi dua negara yang diusulkan PBB dan negara-negara Barat. Semua itu hakikatnya sama dengan mengakui keberadaan kaum Yahudi penjajah di tanah kita kaum Muslim.
5. Ingat, Yahudi adalah penjajah, perampas, dan perampok tanah kita. Tidak ada yang pantas bagi mereka kecuali diusir dari bumi Palestina. Tentu ini bisa dilakukan jika militer umat ini bergerak. Bukankah Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
*وَاقْتُلُوْهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوْهُمْ وَاَخْرِجُوْهُمْ مِّنْ حَيْثُ اَخْرَجُوْكُمْ*
_”Perangilah mereka di mana saja kalian menjumpai mereka dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kalian.”_ (TQS al-Baqarah [2]: 191).
6. sepantasnya para penguasa Arab dan Muslim mengirimkan tentara mereka untuk berjihad bersama para mujahidin Palestina, mengusir kaum Yahudi penjajah dari wilayah Palestina. Sungguh ini amalan yang pahalanya luar biasa. Maka, tak pantas para tentara Muslim berdiam diri dan berpangku tangan.
7. Apa yang terjadi di Palestina ini menyadarkan kita bahwa umat ini harus bersatu. Umat ini harus memiliki pelindung dan pemimpin yang satu. Berjuang dalam satu komando. Sekat-sekat negara buatan penjajah, telah menjadikan umat ini lemah dan tercerai berai.









