PM Pakistan Tunjuk Putra Benazir Bhutto Sebagai Menlu

oleh -51 views

Porostimur.com, Islamabad – Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif menunjuk putra mantan perdana menteri Benazir Bhutto, Bilawal Bhutto-Zardari sebagai menteri luar negeri. Pada Rabu (27/4/2022) waktu setempat, Presiden Arif Alvi mengambil sumpah dari Bhutto-Zardari.

Bhutto-Zardari merupakan lulusan Oxford yang secara luas dianggap sebagai politisi liberal berwawasan ke depan dan keturunan dari dinasti politik terkemuka negara itu. Ibunya, Benazir dibunuh pada kampanye pemilihan 2007, dan kakeknya Zulfikar Ali Bhutto yang juga mantan menteri luar negeri dan kemudian perdana menteri, digantung oleh seorang diktator militer pada 1979.

Pembunuh Benazir Bhutto tidak pernah ditangkap. Penyelidikan PBB menemukan bahwa pihak berwenang Pakistan telah gagal melindunginya atau menyelidiki kematiannya dengan benar.

Baca Juga  Ide Kencan Jadul yang Kembali Digandrungi Pasangan Bahagia

Di usianya yang baru 33 tahun, Bhutto-Zardari menjadi salah satu menteri luar negeri termuda di dunia. Namun ia mewarisi sejumlah masalah diplomatik yang dimulai jauh sebelum ia lahir, termasuk hubungan dengan musuh bebuyutannya India.

Bhutto-Zardari, ketua Partai Rakyat Pakistan, mengatakan dalam sebuah cicitan di Twitter bahwa ia merasa terhormat dan dengan rendah hati mengambil sumpah sebagai menteri luar negeri. “Saya dan partai akan memainkan peran kita dalam memulihkan demokrasi, meloloskan reformasi pemilu, memperjuangkan ekonomi yang lebih adil dan mengadvokasi kasus Pakistan di panggung dunia,” katanya seperti dikutip laman Aljazirah, Kamis (28/4/2022).