“Seperti demam dan sebagainnya, namun hal itu tidak lama dan dapat di atasi dengan obat yang diberikan oleh dokter,” kata dia.
Pastor Ignasius juga menyampaikan hal serupa, yaitu vaksinasi yang saat ini sedang berlangsung merupakan cara Tuhan untuk menyelamatkan manusia.
“Memang saat ini pada umat khatolik juga ada sebagian yang ragu terhadap vaksin dengan alasan yang beragam,” ungkapnya.
Dengan keraguan itu, Pastor mengaku para pimpinan umat terus berusaha untuk meyakinkan mereka bahwa vaksin aman dan tidak ada masalah.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Maluku agar bersama mengikuti vaksinasi covid-19 sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Karena kita adalah mahluk Tuhan, mahluk sosial dan kita tinggal bersama orang lain. Olehnya itu jangan sampai kita yang menjadi sumber penyebaran covid-19 di lingkungan kita sendiri,” ajaknya.
Pada kesempatan itu Pastor mengaku hingga saat ini pihaknya belum melaksanakan ibadah di gereja.
“Belum dilaksanakan karena umat masih melaksanakan ibadah di rumah masing-masing untuk menghindar penularan di gereja,” tandasnya. (keket)




