Polda Maluku Kembali Vaksinasi 395 Warga

oleh -37 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Kepolisian Daerah Maluku terus melaksanakan program Vaksinasi Merdeka. Hari ini sebanyak 395 orang warga divaksinasi covid-19 di dua tempat berbeda di Kota Ambon, Kamis (16/9/2021).

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengungkapkan, ratusan warga divaksinasi di Gerai Vaksinasi Presisi (GVP) di Tantui, dan di Aula Kampus Politeknik Negeri Ambon.

“Hari ini yang kami vaksinasi berjumlah 395 orang di GVP dan vaksinasi mobile di Kampus Politeknik Ambon,” kata Rum.

Dari total 395 orang yang divaksin, 146 diantaranya di GVP Polda Maluku. 135 disuntik menggunakan vaksin Sinovac dan 11 orang dengan AstraZeneca.

“Untuk di Kampus Politeknik, yang divaksin sebanyak 249 orang. Jadi total hari ini yang kami vaksin sebanyak 395 orang,” jelasnya.

Baca Juga  Hari Ahad Vaksin Covid-19 Gratis di GVP Polda Maluku Tetap Dibuka

Serbuan vaksinasi yang gencar dilakukan Polda Maluku setiap hari, bertujuan untuk mencegah masyarakat dari bahaya penularan covid-19.

“Kami menghimbau warga yang belum divaksin covid-19 agar dapat mendatangi GVP Polda Maluku di Tantui, atau dapat menghubungi tim vaksinasi Polda Maluku,” katanya.

Vaksinasi yang dilakukan setiap hari tanpa mengenal waktu libur ini, kata Rum, juga untuk membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

“Ini juga dilakukan agar masyarakat sehat dan memulihkan ekonomi nasional menuju Indonesia maju,” katanya.

Ia menyebutkan, ratusan warga divaksinasi setelah melalui tahapan verifikasi data, tensi, dan screening. Kemudian dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin, diobservasi selama kurang lebih 30 menit, maupun pemberian kartu vaksin dan sertifikat.

Baca Juga  Polda Maluku Tahap II Tersangka Penipuan, Ketua dan Sekretaris YAB

Juru bicara Polda Maluku ini menghimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan meski telah mengikuti vaksinasi.

“Kami menghimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauh dari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pintanya. (keket)

No More Posts Available.

No more pages to load.