Polemik Tunjangan Perangkat Desa Nuruwe Berlanjut, Warga Desak APH Telusuri Pengelolaan Dana Desa

oleh -46 views
Kepala Desa Nuruwe, Simon Matital, membantah jika tunggakan pembayaran masih mencapai enam bulan. Saat dikonfirmasi Porostimur.com, Senin (3/8/2026), ia mengatakan pemerintah desa telah membayarkan tunjangan selama dua bulan dan masih menyisakan sekitar tiga bulan yang akan diselesaikan. Foto: Ilustrasi/AI

Porostimur.com, Piru – Polemik pembayaran tunjangan perangkat Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), belum menemukan titik terang.

Persoalan yang semula mencuat akibat keluhan sejumlah perangkat desa terkait tunggakan tunjangan, kini berkembang menjadi sorotan warga terhadap transparansi pengelolaan Dana Desa Nuruwe.

Sejumlah perangkat desa sebelumnya mengaku belum menerima tunjangan selama beberapa bulan. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap kesejahteraan aparatur sekaligus berpotensi mengganggu pelaksanaan roda pemerintahan di tingkat desa.

Namun, Kepala Desa Nuruwe, Simon Matital, membantah jika tunggakan pembayaran masih mencapai enam bulan. Saat dikonfirmasi Porostimur.com, Senin (3/8/2026), ia mengatakan pemerintah desa telah membayarkan tunjangan selama dua bulan dan masih menyisakan sekitar tiga bulan yang akan diselesaikan.

“Kami sudah membayar gaji perangkat desa selama dua bulan. Masih ada sisa tiga bulan yang akan dibayarkan,” ujar Simon.

Baca Juga  17 Pejabat Eselon II Pemkot Ambon Ikuti PKN II, Didorong Perkuat Kepemimpinan Strategis

Kepala Desa: Pembayaran Berdasarkan Kehadiran

Simon menjelaskan, pembayaran gaji, tunjangan, maupun honor perangkat desa dilakukan dengan mempertimbangkan kehadiran dan pelaksanaan tugas masing-masing perangkat.

Menurutnya, mekanisme tersebut telah disepakati bersama dan dibuktikan melalui daftar absensi.

No More Posts Available.

No more pages to load.