Polisi Diminta Tuntaskan Kasus Makian Pemuda Tanah Tinggi Terhadap Oma ES

oleh -98 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sekelompok pemuda di Kawasan Tanah Tinggi, jalan Kakialy, RT 003/RW 004 Ambon bertindak tidak terpuji lantaran memaki seorang nenek berinisial “ES” (78) Tahun saat menegur mereka ketika melakukan pesta miras dan ribut di kawasan tersebut.

Kejadian tak terpuji ini terjadi pada tanggal 2 Januari 2021 Pukul 14.00 WIT. Anehnya di antara para pemuda ini, salah satunya merupakan keluarga dari sang nenek.

Diceritakan, sambil meneguk minuman keras, di antara keenam anak muda tersebut salah satunya Kevin de Fretes, punya hubungan keluarga dengan Oma ES (masih terhitung cucu).

“Saat keenam orang anak muda tersebut duduk, Oma mendengar mereka ribut. kemudian Oma ke sebelah untuk menegur mereka. Tak hanya sekali namun beberapa kali. Tidak terima dengan teguran Oma, keenam pemuda pergi ke rumah Oma dan memaki Oma ES,” ungkap salah satu keluarga Oma, Sabtu (9/1/2021).

Atas perlakuan Kevin dan teman-temannya itu, anak-anak dari Oma E.S tidak menerima dan kemudian melaporkan mereka ke polisi untuk di proses secara hukum.

Baca Juga  Fraksi Kebersamaan Kian Mantapkan Koalisi

Pelaporan tersebut disampaikan kepada Babinkamtibmas Kelurahan Rijali dan Pos Polsek Sirimau. Namun menurut mereka, laporan tersebut belum diproses oleh Babinkamtibmas maupun Polsek.

Perlu diketahui Kevin de Fretes menghilang setelah makian tersebut dan sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

Sampai saat ini pihak eluarga terus mendesak Babinkamtibmas untuk memproses masalah ini dengan terus menghubungi via telepon seluler/ (WA) namun tidak mendapatkan respon.

Pihak keluarga berharap pihak kepolisian dapat menuntaskan kasus sebagaimana aturan hukum yang berlaku.

“Selaku Polisi tugas untuk mengayomi dan melindungi masyarakat harus diutamakan. Keluarga mengambil langkah untuk menyampaikan hal ini lewat media karena tidak ada itikad baik dari pihak keluarga pelaku maupun Polsek Sirimau,” tutupnya. (valen)