Pada Senin (22/3) sekitar pukul 14.30 wit tim gabungan pencarian tiba di TKP Km 12 dan menemukan 3 sosok mayat yang sudah dalam keadaan rusak.
Kemudian, dari informasi terbaru dilaporkan, bahwa 2 (dua) orang korban selamat atas nama Anto (45) dan Kopda Zain (35) sudah kembali dengan selamat yang sebelumnya melarikan diri ketika melihat pembunuhan tersebut.
Lebih lanjut Kabidhumas menjelaskan, dengan ditemukannya tiga korban meninggal dunia tersebut, Pada Selasa (23/03) bertempat di Desa Gomle tim yang dibagi menjadi 3 kelompok melakukan evakuasi korban dengan tujuan ke hutan Damuli (Km 10). “Tim 1 dan Tim 2 selanjutnya membawa korban meninggal dunia atas nama H. Masani dan Yusuf menuju Puskesmas Desa Tepeleo untuk dilakukan visum, akan tetapi keluarga korban menolak sehingga korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga”.
Sementara itu, Tim 3 yang akan membawa korban atas nama Risno belum bisa mengambil jenazah dikarenakan hujan lebat sehingga terjadi banjir di jalur yang akan dilalui oleh tim evakuasi, “Pada Rabu (24/03) sekitar pukul 08.00 – 03:00 wit tim yang melibatkan Polres Halmahera Tengah, Personel Sat Brimob Polda Maluku Utara, satgas pam rahwan, personil koramil dan masyarakat melaksanakan evakuasi korban atas nama Risno di Hutan Gowonle”.




