Polsek Huamual-Pemdes Sosialisasi Penutupan Tambang Cinnabar

oleh -142 views
Link Banner

@Porostimur.com | Huamual : Sosialisasi tentang penutupan kegiatan penambangan batu cinnabar oleh pemerintah, gencar dilakukan Kepolisian Sektor (Polsek) Huamual.

Pasalnya, meski lokasi penambangan dimaksud sudah ditutup sejak tahun 2017 silam, namun tetap saja ada oknum yang kedapatan melakukan penambangan secara diam-diam.

Hal ini pun dibenarkan Kapolsek Huamual, Ipda Elnath S, saat berhasil dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, pihaknya kembali melakukan sosialisasi kepada warga yang berdomisili di dekat lokasi bekas tambang cinnabar di Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pekan kemarin.

Saat itu, akunya, sosialisasi ini juga melibatkan Komandan Peleton (Danton) Satgas 136/Raider TS Pos Iha Luhu, Lettu (Inf) Doni, Danramil Huamual, Peltu Candra, Bhabinkamtibmas Desa Iha, Brigpol Maulana Latupono, Babinsa Desa Iha-Kulur, Serma D. H. Putuhena, Sekertaris Pemuda Iha Arman Anakota, beberapa tokoh pemuda dan masyarakat seperti Hamade Selan, Oyang Putuhena, hingga warga Dusun Hulung.

Baca Juga  Cegah luapan air, Sat Brimob buat tanggul di Kaitetu

”Kami menghimbau kepada warga yang berada di areal bekas tambang cinabar, atau di lokasi Luhuo ini, diminta agar sadar bahwa tambang ini telah ditutup secara resmi oleh pemerintah sejak tahun 2017. Dan sampai saat ini belum dibuka kembali. Jadi siapapun dia dengan sengaja melakukan proses pertambangan di sini, maka telah masuk dalam penambang ilegal.

Dan sejauh ini telah terdapat beberapa oknum yang telah dijerat hukum terkait melakukan proses menambang dan menimbang. Jadi saya mengaharap agar seluruh warga paham dan taat kepada aturan. Jika itu masih ada yang masih mencoba, maka kami akan tindak tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Pemuda Desa Iha-Kulur, Arman Anakota, menyatakan dukungan penuh kepada pihak kepolisian maupun aparat keamanan, khususnya dalam penegakan hukumm kepada warga yang nekat melakukan penambangan cinnabar secara illegal.

Baca Juga  32 Sengketa Pilkada di MK Lanjut Tahap Pembuktian, Termasuk Ternate dan Halut

”Kami dari staf terus mendukung kenirja dari para bapak-bapak TNI/Polri, dalam hal ini Polsek, Koramil dan satgas yang bertugas di wilayah kami. Terutama untuk melakukan penertiban di lokasi tambang cinabar, kami dari staf Iha-Kulur selalu ada dalam membantu. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada warga Iha-Kulur dan petuanannya, agar jangan lagi melakukan aktivitas di tambang ini, sebab statusnya illegal. Jika masih ada warga yang sengaja atau secara diam-diam melakukan proses tambang-menambang, maka resiko ditanggung sendiri, kami cuma menyampaikan,” pungkasnya. (doddy)