Di kubu lawan, pelatih Mohamed Ouahbi memastikan timnya belum merasa puas hanya dengan lolos hingga perempat final.
“Saya tidak suka jika ada anggapan apa yang kami capai sejauh ini sudah luar biasa lalu sisanya hanya bonus. Satu-satunya bonus adalah menjadi juara Piala Dunia,” tegasnya.
Gelandang Brahim Diaz juga menegaskan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kanada di babak 16 besar menjadi gambaran mentalitas skuad Maroko yang selalu ingin melangkah lebih jauh.
“Itulah mentalitas kami. Kami ingin terus melaju. Semua pemain ingin tampil dalam pertandingan besar seperti ini,” katanya.
Prancis Kehilangan Kenyamanan
Menjelang laga penting tersebut, Prancis mendapat kabar yang kurang menguntungkan. Banding Federasi Sepak Bola Prancis terhadap kartu kuning yang diterima Michael Olise saat menghadapi Paraguay ditolak FIFA.
Deschamps mengungkapkan keputusan itu telah diterima timnya pada Rabu pagi. Dengan demikian, kartu kuning Olise tetap berlaku sehingga gelandang berusia 24 tahun itu harus bermain lebih berhati-hati.
Apabila kembali menerima kartu kuning saat menghadapi Maroko, Olise dipastikan absen pada laga semifinal jika Prancis berhasil lolos.
Di sisi lain, Maroko juga dipastikan kehilangan salah satu pemain pentingnya. Gelandang Ismael Saibari masih menjalani pemulihan cedera paha yang dialaminya usai pertandingan melawan Kanada.









