Program MBG Dinilai Buka Lapangan Kerja, Empat Dapur SPPG di Jailolo Serap 200 Orang

oleh -2 views
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya dinilai memberi manfaat dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga mulai menciptakan efek ekonomi di tingkat desa. Di Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), empat dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disebut mampu menyerap sekitar 200 tenaga kerja.

Porostimur.com, Jailolo – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya dinilai memberi manfaat dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga mulai menciptakan efek ekonomi di tingkat desa. Di Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), empat dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disebut mampu menyerap sekitar 200 tenaga kerja.

Perputaran ekonomi dari operasional dapur-dapur tersebut bahkan dinilai memberi dampak lebih luas karena penghasilan para pekerja turut menopang kehidupan keluarga mereka.

Owner Dapur SPPG Guaemadu, Rustam Naser, mengatakan setiap dapur SPPG rata-rata mempekerjakan sekitar 50 orang.

Jika empat SPPG yang beroperasi di Kecamatan Jailolo—Guaemadu, Jalan Baru, Hoku-Hoku dan Galala—masing-masing menyerap 50 tenaga kerja, maka sedikitnya 200 orang mendapatkan pekerjaan dari operasional program tersebut.

“Setiap SPPG mempekerjakan 50 orang. Kalau ada empat SPPG di Kecamatan Jailolo, berarti total 200 orang. Kalau dari 200 orang ini masing-masing menafkahi empat orang di rumah, maka ada sekitar 800 orang yang ikut mendapatkan manfaat secara ekonomi,” kata Rustam, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga  Membedah Prabowonomics: Retorika Ambisi Mercusuar di Atas Puing Fiskal

Menurut dia, hitungan tersebut belum memasukkan dampak ekonomi terhadap sektor lain yang ikut bergerak karena kebutuhan operasional dapur SPPG.

No More Posts Available.

No more pages to load.