Disertasi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan metode polybag, metode TERFS dan metode turf TERFS modification dan penentuan lokasi transplantasi terhadap karakteristik morfologi dan biologi populasi Lamun Enhalus acoroides yang ditransplantasi di perairan pantai Desa Waai Kabupaten Maluku Tengah.
Selain itu juga untuk menganalisis hubungan antara factor fisik kimia perairan dengan tingkat kelangsungan hidup, laju pertumbuhan, biomassa, produksi dan kecepatan pulih daun Lamun Enhalus acoroides yang ditransplantasi dengan menggunakan metode polybag, metode TERFS dan metode turf TERFS modification di perairan pantai Desa Waai Kabupaten Maluku Tengah.
Promovenda Rosmawati T dalam menyampaikan disertasinya mengatakan Enhalus acoroides adalah salah satu jenis Lamu yang dapat ditemukan di wilayah perairan pesisir Desa Waai.
Aktivitas masyarakat di kawasan pesisir pantai Desa Waai seperti pembuangan limbah, pengambilan material pasir pantai, penambatan perahu nelayan dan “bameti” merupakan salah satu penyebab berkurangnya vegetasi Lamun.
Untuk mencegah dan memulihkan kondisi ekosistem Lamun yang rusak, diperlukan suatu upaya restorasi yanitu kegiatan transplantasi Lamun. Beberapa metode teknik transplantasi telah banyak dilakukan oleh beberapa peneliti di Indonesia antara lain metode plug (menggunakan polybag) dan metode spring anchored (TERFS).









