Porostimur.com | Weda: Menanggapi video pembuangan ore ke laut yang beredar luas di masyarakat dan maraknya pemberitaan terkait tindakan pencemeran lingkungan tersebut, pimpinan DPRD dan Komisi III DPRD Kabupaten Halmahera Tengah melakukan kunjungan ke PT Tekindo, Jumat (28/12/2019).
Rombongan pimpinan DPRD Halteng yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah, Kabir Kahar dan Hayun Maneke. Sedangkan dari Komisi III, ikut Aswar Salim, Munadi Kilkoda, Nuryadin Ahmad dan Kaderun Karim.
Dari hasil pertemuan itu, pihak PT. Tekindo mengakui benar kejadian tersebut dan telah mengambil langkah dengan memanggil TKBM yang bertugas pada saat itu.
Sekretaris Komisi III DPRD Halteng, Munadi Kilkoda kepada porostimur.com melalui pesan eloktonik mengatakan, keterangan yang disampaikan pihak PT. Tekindo juga menunjukan ada kelemahan pengawasan pada saat pemuatan ore sehingga kejadian tersebut bisa terjadi.
“DPRD justru melihat kejadian tersebut bukan baru sekali tapi sudah berulang-ulang. Masa Tekindo tidak tahu. Jadi kami menilai bukan lemah pengawasan melainkan ada unsur kesengajaan,” tukasnya.
“Kan setiap pengapalan ada tim yang ditugaskan PT. Tekindo, masa tidak bisa mencegah pembuangan itu. Pihak managemen juga minta maaf atas kelalaian itu tapi kami DPRD bilang maaf tidak menyelesaikan masalah,” sambung Munadi.




