Putin Ingin Dirikan New Soviet secara Paksa, AS Siap Beri Sanksi

oleh -74 views

Porostimur.com, Moscow – Warga Ukraina menggelar unjuk rasa di Kyiv dan Kharkov pada akhir pekan lalu. Demonstrasi digelar bukan saja untuk mendukung pertemuan Amerika Serikat (AS)-Rusia soal ancaman aneksasi Kremlin, tetapi mereka juga menyuarakan dukungan kepada Kazakhstan.

Dilansir dari Al Jazeera, para pengunjuk rasa turut menentang keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengirim pasukan ke Kazakhstan. Perangkat protes yang mereka gunakan adalah bendera Ukraina, yang bersanding dengan bendera Kazakhstan dan poster bertuliskan ‘Katakan tidak untuk Putin’.

“Setiap negara memiliki hak untuk melindungi hak sosial ekonomi dan politik mereka melalui protes damai. Kami mengutuk kekerasan dalam bentuk apapun, tetapi kami juga menentang intervensi militer asing di Kazakhstan dengan kedok operasi penjaga perdamaian,” kata Vitalu Shevchuk, salah satu demonstran yang tergabung dalam komunitas Dronarium.

Baca Juga  Polisi Amankan Terduga Pelaku Pencurian di Ambon, Diduga Beraksi di Sejumlah Lokasi
Vladimir Putin Disebut Ingin Mendirikan New Soviet secara Paksa
Petugas penegak hukum Kazakh terlihat di barikade selama protes yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar di Almaty, Kazakhstan, Rabu (5/1/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Pavel Mikheyev.

Kerusuhan di Kazakhstan bermula dari protes damai terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kemudian, demonstrasi menjalar ke seluruh negeri dan aspirasi yang disuarakan menjadi menuntut pemerintah mengundurkan diri.

Kerusuhan menyebabkan lebih dari 164 tewas, termasuk puluhan polisi, dan 2.000 orang luka-luka. Hampir 6 ribu orang telah ditahan.