Rapor Merah Siti Khodijah: Dugaan Rangkap Jabatan hingga Kendalikan Proyek di Halsel

oleh -237 views
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, Siti Khodijah, menjadi sorotan menyusul mencuatnya sejumlah persoalan yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan di lingkungan dinas yang dipimpinnya.

“Oleh sebab itu seharusnya segera dievaluasi. Jika tidak dievaluasi, maka dapat berdampak terhadap pengelolaan keuangan daerah. Tidak boleh satu pejabat mengelola banyak fungsi dalam jabatan yang berbeda,” katanya.

Ia juga mempertanyakan alasan jabatan-jabatan strategis tersebut harus dirangkap oleh satu orang, padahal masih banyak aparatur sipil negara di Halmahera Selatan yang dinilai memenuhi syarat.

“Apakah di Halmahera Selatan sudah tidak ada lagi pejabat yang mampu menduduki jabatan tertentu sehingga harus dirangkap oleh satu orang? Itu yang perlu dipertanyakan,” ujarnya.

Soroti Dugaan Korupsi Beasiswa dan Proyek PL

Selain dugaan rangkap jabatan, Hendra turut menyoroti penanganan perkara dugaan korupsi anggaran beasiswa STAI Labuha Tahun Anggaran 2024 yang saat ini telah memasuki tahap penyidikan di Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan.

Menurutnya, karena Kepala Dinas Pendidikan memiliki posisi strategis sebagai pengguna anggaran, proses penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan transparan.

Baca Juga  Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jaga Keandalan Pasokan dan Layanan

“Kalau kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan, berarti penyidik sudah memiliki alat bukti yang cukup, termasuk menghitung kerugian negara dan mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab. Karena itu, kejaksaan harus segera menetapkan dan mengumumkan tersangka apabila seluruh unsur pidananya telah terpenuhi,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.