Ratusan Mama-Mama Papua Menginap di Kantor Gubernur Papua Barat Daya

oleh -49 views
Ratusan pedagang yang didominasi mama-mama Papua memilih menginap di halaman Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Kota Sorong, Kamis (2/7/2026) dini hari. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas belum tuntasnya realisasi janji Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, terkait bantuan modal usaha dan penyediaan pasar bagi pedagang asli Papua.

Sesampainya di lokasi, mereka menggelar mimbar bebas dan menyampaikan orasi secara bergantian meski hujan mengguyur kawasan tersebut sejak sore hingga malam hari.

Sebelum beristirahat, para pedagang juga menggelar ibadah bersama yang dipimpin Pastor Herry.

Selain menuntut pemenuhan hak ekonomi, massa turut menyuarakan penolakan terhadap proyek strategis nasional (PSN) dan praktik militerisme di Tanah Papua yang dinilai mengabaikan hak-hak masyarakat adat.

Nilai Program Bantuan Belum Tepat Sasaran

Ketua Pasar Pedagang Mama-mama Papua Kota Sorong (P2MP-KS), Levina Duwit, mengatakan sudah lebih dari satu tahun sejak Gubernur Elisa Kambu menyampaikan komitmen memberikan bantuan modal usaha dan membangun pasar khusus bagi pedagang mama-mama Papua dalam dialog pada 25 April 2025.

Menurut Levina, pemerintah memang telah menyalurkan hibah modal usaha pada Desember 2025 dan Januari 2026 serta membangun sejumlah fasilitas pasar. Namun, pelaksanaannya dinilai belum menjawab kebutuhan para pedagang.

Baca Juga  HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Halsel Ajak Masyarakat Perkuat Kepercayaan terhadap Polri

“Program bantuan modal senilai Rp10,125 miliar akhir tahun lalu itu tidak tepat sasaran karena dinas terkait minim melibatkan kami. Dari ribuan penerima, hanya 494 pedagang mama-mama Papua sah yang masuk data, sisanya tidak jelas. Pembangunan pasar baru pun tanpa koordinasi, jadi fasilitasnya tidak sesuai dengan kebutuhan kami berjualan sehari-hari,” kata Levina.

No More Posts Available.

No more pages to load.