Untuk membantu menggarap lagunya, Rayhan mengajak Enrico Octaviano, rekannya di Lomba Sihir maupun di band rock MARTIALS/, sebagai co-producer.
arrow_forward_iosBaca selengkapnya
Powered by GliaStudio
“Lagu ini dierami lumayan lama. Setelah menulisnya di Desember 2020, enggak gue sentuh sama sekali sampai tengah tahun lalu. Terus gue sudah mulai mengerti belokannya mau ke mana saja dari sisi penulisan dan produksi, makanya mengajak Enrico,” kata Rayhan.
“Kalau dilihat dari notasi dan kordnya, itu gue banget, tapi belok-belokannya enggak. Aransemennya Enrico banget.”
Di samping Enrico, lagu ini juga menampilkan kontribusi dari Agatha Pricilla yang mengarahkan vokal serta mengisi vokal latar bersama Dennis Ferdinand, lalu Dimas Pradipta menambahkan sentuhan akhir di tahap mixing dan mastering.
Bersama “Ragu?” yang dirilis pada tahun lalu, “Mau Tak Mau” menjadi sampel awal dari album solo penuh perdana dari Rayhan Noor yang akan datang.
“Albumnya kayak memoar 10 tahun ini dari umur gue awal 20 sampai 30. Gue baru mengerti lika-liku kehidupan, dan ‘Mau Tak Mau’ itu salah satu momen pentingnya,” katanya.
“‘Ragu?’ kebetulan adalah lagu pertama dari waktu gue di Ubud yang paling matang duluan, dan ‘Mau Tak Mau’ mirip juga. Gue ingin lagu – lagu ini kontras dari single sebelumnya yang lumayan melankolis dan tidak termasuk album ini. Lagu-lagu yang ini warnanya lebih terang saja.”










