Relawan, Firdaus dan Wajah Sejati Maluku

oleh -571 views

Oleh: Khairuz Salampessy, Pegiat lingkungan

Kisah ini bermula dari hilangnya Firdaus Ahmad Fauji di Gunung Binaiya. Sebuah peristiwa yang pelan-pelan menyentuh hati banyak orang. Ia hanyalah seorang pendaki. Datang dari Bogor untuk menapaki jalur-jalur alam Maluku. Namun ketika kabar kehilangannya menyebar, yang bergerak bukan hanya aparat. Para relawan turun tangan dengan semangat yang sulit dijelaskan oleh nalar.

Mereka menyusuri jalur terjal, menembus hutan dan tebing, Dari Nasapeha hingga Isiali. Bergerak dari arah hilir menuju hulu sungai Yahe. Bukan karena diperintah, bukan karena dikenal, tetapi karena ada rasa tanggung jawab sebagai sesama manusia.

Bahkan, tak hanya mencari seseorang yang hilang. Mereka turun ke jalan, menggalang dana, mengumpulkan bantuan, menyuarakan kepedulian. Kota Ambon menjadi saksi anak-anak muda berdiri di perempatan, di SPBU, dari mobil angkot ke mobil angkot. Membawa kardus bertuliskan nama Firdaus. Mereka tak mengenalnya, tapi mereka peduli.

Namun akhir dari pencarian itu tak seperti yang diharapkan. Firdaus ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Firdaus menghembuskan nafasnya di tepian air terjun Manukupa. Di sebuah lembah yang kini diabadikan namanya sebagai Lembah Firdaus.

No More Posts Available.

No more pages to load.