“Reshuffle” Kabinet Sebatas Siapa Dapat Apa

oleh -196 views

Oleh: Ronny P Sasmita, Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution

JOKOWI akhirnya me-reshuffle dua menterinya. Sofyan Djalil yang semula menggawangi Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) digantikan Hadi Tjahjanto, mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI). Muhammad Lutfi yang dalam kapasitasnya sebagai menteri perdagangan tanpa teding aling-aling pernah berucap menyerah melawan oligarki minyak goreng digantikan Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus mantan Ketua MRP (Majelis Permusyawatan Rakyat) Republik Indonesia (RI).

Sepanjang pantauan saya di media, pakar dan pengamat politik bersuara seirama dengan pakar dan pengamat ekonomi bahwa reshuflle kali ini bukanl untuk meningkatkan performa kabinet Jokowo. Reshuffle ini merupakan reshuflle politik untuk mengonsolidasikan basis politik Istana demi stabilitas pemerintahan sampai tahun 2024 terjaga.

Baca Juga  BMKG Peringatkan Gelombang Hingga 4 Meter di Laut Maluku

Dengan kata lain, para pakar dan pengamat ekonomi mengamini bahwa secara kapasitas personal dan profesional, Zulkifli Hasan tidak lebih baik dibanding Muhammad Lutfi dalam urusan perdagangan, dan Sofyan Djalil tidak lebih buruk dibanding Hadi Tjahjanto di dalam urusan pertanahan dan pembaharuan agraria.

No More Posts Available.

No more pages to load.