Ribuan Tentara AS Tiba di Laut Merah di Tengah Ketegangan dengan Iran

oleh -350 views
Lebih dari 3.000 personel militer tiba di atas kapal perang USS Bataan dan USS Carter Hall. Foto: AP

“Kehadiran militer pemerintah AS di kawasan tidak pernah menciptakan keamanan. Kepentingan mereka di kawasan ini selalu memaksa mereka untuk mengobarkan ketidakstabilan dan ketidakamanan,” kata Kanani kepada wartawan.

“Kami sangat yakin bahwa negara-negara Teluk Persia mampu memastikan keamanan mereka sendiri,” ujar Kanani.

Pengerahan terbaru terjadi setelah Washington mengatakan pasukannya memblokir dua upaya Iran yang merebut kapal tanker komersial di perairan internasional di lepas pantai Oman pada 5 Juli. Layanan maritim di Iran mengatakan, salah satu dari dua kapal tanker, Richmond Voyager berbendera Bahama, bertabrakan dengan sebuah kapal Iran. Menurut kantor berita IRNA, insiden ini melukai lima awak secara serius.

Pada April dan awal Mei, Iran menyita dua kapal tanker minyak dalam waktu seminggu di perairan regional.  Insiden itu terjadi setelah Israel dan Amerika Serikat menyalahkan Iran atas serangan pesawat tak berawak terhadap sebuah kapal tanker yang dioperasikan oleh sebuah perusahaan milik Israel yang membawa minyak gas di lepas pantai Oman.

Pada Juli lalu, AS mengumumkan akan mengerahkan kapal perusak, pesawat tempur F-35 dan F-16, bersama dengan Grup Kesiapan Amfibi dan Unit Ekspedisi Laut, ke Timur Tengah untuk mencegah Iran merebut kapal di Teluk. Pekan lalu, militer AS sedang mempertimbangkan untuk menempatkan personel bersenjata di kapal komersial yang melakukan perjalanan melalui Selat Hormuz untuk menghentikan Iran melecehkan kapal.

No More Posts Available.

No more pages to load.