Rilis Hasil Waskat dan Uji Petik Coklit Data Pemilih, Ini Fokus Bawaslu Tidore Kepulauan

oleh -0 Dilihat

Porostimur.com, Tidore – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tidore Kepulauan menemukan berbagai dugaan pelanggaran pada tahapan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih Pilkada serentak 2024 yang dilakukan oleh Pantarlih.

Temuan Bawalsu tersebut, diungkapkan Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Amru Arfa, kepada para jurnalis di aula Kie Kici Bawaslu Kota Tidore Kepulauan, Selasa (16/7/2024).

“Kami mencatat ada beberapa temuan pelanggaran yang dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih),” ujarnya.

Temuan tersebut kata dia, didapat oleh Pengawas Kelurahan Desa (PKD) dan Panwascam ketika melakukan uji petik pengawasan ke desa dan kelurahan, di mana ada sejumlah Pantarlih yang tidak datang langsung ke rumah warga atau pemilih tapi menempelkan stiker coklit.

“Dari hasil waskat iju petik yang dilakukan oleh Panwascam dan PKD pada 24 Juni 2024 sampai 15 Juli 2024 terdapat pemilih tidak dicoklit, tetapi rumahnya ditempeli stiker yakni, sebanyak 4 Kepala Keluarga (KK) dan 9 jiwa pilih,” tegasnya.

Baca Juga  HPN 2026, PLN UP3 Ternate Perkuat Sinergi dengan Pelanggan Strategis

Selain pemilih yang tidak dicoklit, tetapi ditempel stiker ada juga temuan Bawaslu yakni, masyarakat yang belum dicoklit oleh Pantarlih sebanyak 6 (enam) Kepala Keluarga dan 15 jiwa pilih.

No More Posts Available.

No more pages to load.