“Dia terluka akibat benda berat dan ledakan,” kata MDA.
Selain itu, tiga korban lain mengalami luka akibat pecahan dan dampak ledakan, termasuk seorang bayi berusia 10 bulan yang mengalami cedera kepala.
Paramedis Shevach Rothenshtrych menyebut ada kemungkinan korban masih terjebak di lantai bawah bangunan. Sementara rekannya, Tal Shustak, menggambarkan situasi di lokasi sebagai “kerusakan luas dengan pecahan kaca, asap, dan beton berserakan.”
Serangan Beruntun, Bom Kluster Digunakan
Militer Israel mengungkapkan bahwa pada hari yang sama, sedikitnya lima gelombang rudal ditembakkan dari Iran. Sebagian berhasil dicegat, namun beberapa lainnya menghantam area sipil.
Serangan tidak hanya terjadi di Haifa. Sejumlah kota lain seperti Tel Aviv, Ramat Gan, dan Bnei Brak juga dilaporkan terdampak.
Di kawasan industri Neot Hovav, selatan Beersheba, sebuah rudal balistik memicu kebakaran hebat. Sementara di wilayah tengah Israel, rudal dengan hulu ledak bom kluster menyebabkan kerusakan pada bangunan, jaringan listrik, serta kendaraan warga.
Empat orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat pecahan kaca dan menghirup asap. Serangan bom kluster juga menyebabkan kerusakan di sejumlah kawasan permukiman padat.
Israel mengecam penggunaan amunisi kluster oleh Iran dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius serta berpotensi masuk kategori kejahatan perang karena menyasar area sipil.









