Santun sediakan 37 advokat ”servis” kawasan rawan pelanggaran Pilkada

oleh -26 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : 37 orang advokat diterjunkan langsung oleh tim pemenangan pasangan nomor urut 1, Said Assagaff – Anderias Rentanubun (SANTUN), dalam mengantisipasi pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018.

Puluhan advokat ini sedianya disebar secara bervariasi pada sejumlah kawasan yang dinilai tim pemenangan SANTUN berpotensi terjadi pelanggaran Pilkada.

Tenaga advokat lebih banyak akan dialokasikan ke beberapa kawasan yang dinilai berpotensi terjadi pelanggaran yakni Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupetan Buru.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, hal ini dibenarkan Ketua Tim Advokasi Hukum pasangan SANTUN, Fachri Bachmid, di gedung DPD Golkar Maluku, Minggu (24/6).

Link Banner

Di Kabupaten Buru saja, akunya, pihaknya sudah mengantongi kasus beberapa orang yang mengaku diintimidasi pasangan tertentu.

Baca Juga  Bupati Maluku Tenggara Kunjungi Peserta O2SN Tahun 2019 di Semarang

Mirisnya lagi, jelasnya, beberapa pihak dipanggil secara sewenang-wenang oleh aparat kepolisian setempat.

”Sementara di Kabupaten MTB, beberapa pihak coba mengintervensi kerja penyelenggara Pilkada. Makanya kita maksimalkan di lokasi-lokasi yang saya sebutkan tadi,” tegasnya.

Untuk mengawal penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan, tambahnya, pasangan SANTUN bukan hanya mengerahkan tenaga advokat saja, namun juga menopangnya dengan mengerahkan relawan dan partai pengusung pasangan dimaksud.

”Tujuannya agar tidak akan terjadi pelanggaran. Apalagi, oleh pihak-pihak yang mencoba menyalahkan kewenangan dan kekuasaannya. Kita akan lawan siapapun dia, baik TNI maupun Polri, kita sikat,” pungkasnya. (febby)