Hingga saat ini, sasi adat yang menjadi inisiatif dari Polres Maluku Tenggara belum dicabut. Penempatan petugas keamanan juga masih disiagakan hingga situasi di daerah-daerah tersebut benar-benar aman selamanya.
“Sasi adat dan sumpah adat yang dilakukan di Maluku Tenggara dapat menjadi role model dalam penanganan konflik di sejumlah daerah di Maluku. Kami berharap, provinsi Maluku akan selalu aman, damai dan sejahtera,” kata Kombes Areis. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










