Sawai dan Masihulang: Retak di Tanah yang Sama

oleh -0 Dilihat

Semoga suatu hari nanti, saat angin kembali lembut di Seram Utara, dua negeri ini kembali saling memanggil—bukan dengan dendam, tapi dengan kasih. Sebab darah yang mengalir di tubuh mereka masih sama. Dan tanah tempat mereka berpijak tetap satu: tanah Maluku, tanah damai. (*)

Baca Juga  Soroti Utang Rp17,8 Miliar dan Kondisi Kapal Tanjung Kuako, KNPI SBB Desak Audit Total Panca Karya

No More Posts Available.

No more pages to load.