Sehari Jelang Pelantikan: Di Bawah Rindang Beringin, Golkar Maluku Diuji Zaman

oleh -307 Dilihat

Regenerasi juga harus menjadi agenda yang tidak bisa ditawar. Anak muda tidak boleh hanya dipanggil ketika partai membutuhkan tenaga kampanye atau wajah segar untuk memenuhi kebutuhan pencitraan. Mereka harus diberikan ruang politik yang nyata, termasuk kesempatan untuk memimpin dan menentukan kebijakan organisasi. Pada saat bersamaan, Golkar harus memperkuat politik gagasan dengan menjadikan persoalan ekonomi kepulauan sebagai agenda perjuangan: industrialisasi hasil laut, penguatan sektor perikanan, konektivitas antarpulau, pemerataan pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan lapangan kerja. Maluku tidak kekurangan potensi; yang sering kali kurang adalah keberanian politik untuk mengubah potensi itu menjadi kesejahteraan.

Keempat agenda tersebut harus berjalan beriringan. Konsolidasi tanpa gagasan hanya melahirkan organisasi yang sibuk mengurus struktur. Politik berbasis data tanpa kedekatan sosial menghasilkan angka yang dingin. Regenerasi tanpa kewenangan hanya menjadi kosmetik organisasi, sementara politik gagasan tanpa keberpihakan nyata akan berakhir sebagai pidato yang menguap setelah acara selesai. Umar harus mampu menghubungkan seluruh agenda itu menjadi satu arah perjuangan yang dapat diukur hasilnya, bukan sekadar dirayakan dalam forum internal.

No More Posts Available.

No more pages to load.