Sejarah Bani Israel di Palestina Setelah Kepemimpinan Nabi Sulaiman, Kerajaan Terbelah Lalu Runtuh

oleh -388 views
Kerajaan Israel runtuh, seluruh suku Bani Israel diasingkaan di lembah sungai Eufrat. Ilustrasi: Ist

Pasca kepemimpinaan Nabi Daud as dan Nabi Sulaiman as yang memerintah Palestina sekitar 80 tahun, maka sejak tahun 923 SM kerajaan Sulaiman tersebut terbelah menjadi dua negara dan antara keduanya saling bertikai.

Mahir Ahmad Agha dalam bukunya yang diterjemahkan Yadi Indrayadi berjudul “Yahudi: Catatan Hitam Sejarah” (Qisthi Press, Juni 2005) memaparkan pertama, Kerajaan Yehuza (Judah) di Selatan dengan ibukotanya Yerusalem (al-Quds). Negara/kerajaan ini dipimpin oleh Rehoboam ibn Sulaiman. Ia dibaiat dan didukung oleh dua suku Bani Israel , yaitu Yehuza dan Benyamin yang tinggal-berdomisili di wilayah Selatan dan di sekitar Yerusalem.

Akan tetapi di daerah lain, Syakim atau Syakin tidak mau membaiatnya sebagai raja Bani Israel, karena kekasarannya dan karena mengancam masyarakat di sana jika tidak mau membaiatnya. Sejumlah 10 suku Bani Israel yang ada di sana menolak membaiat dan malah mereka membaiat Rehoboam, dari suku Ephraem (salah satu suku Bani Israel) dan inilah kerajaan kedua Bani Israel yang berada di sebelah utara.

Baca Juga  Polisi Pindahkan Dua Pelaku Penikaman Nus Kei dari Langgur ke Ambon

“Mereka menamakan kerajaan mereka dengan Israel dan menjadikan ibu kota kerajaan mereka berturut-turut di Syakim, Terzah dan terakhir di Samirah,” ujar Mahir Ahmad Agha.

No More Posts Available.

No more pages to load.