Sementara itu, Erdogan melalui keterangan resmi menyatakan akan mendukung bergabungnya Finlandia dan Swedia sebagai anggota NATO jika kedua negara tersebut secara jelas tidak mendukung terorisme, mencabut pembatasan ekspor pertahanan Turki, dan menunjukkan sikap solidaritas aliansi.
Negara-negara Nordik diketahui menangguhkan ekspor senjata ke Turki pada 2019 silam usai serangan militer Turki ke Suriah Utara.
Menurut rencana, NATO akan menggelar pertemuan dengan para pejabat senior dari Swedia, Finlandia, dan Turki di Brussel, Belgia, untuk membahas sikap Turki soal bergabungnya Swedia dan Finlandia.
(red/cnn-indonesia)





