3. Kasus dosen UIN Saizu Purwokerto

freepik.com
Kasus lainnya yang sempat menyorot perhatian melibatkan seorang dosen di UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto. Ia dilaporkan oleh mantan mahasiswinya atas dugaan kekerasan seksual. Dalam laporannya, disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Januari hingga September 2024, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus, termasuk di rumah pelaku.
Karena hal tersebut, korban mengalami trauma mendalam dan baru berani melaporkannya secara resmi pada November 2024 dengan pendampingan kuasa hukum. Pihak kampus melakukan penyelidikan internal dan membentuk komisi etik untuk menangani kasus tersebut bernama Satgas PPKS. Sayangnya, transparansi penanganan kasus ini lagi-lagi tidak diungkap secara jelas.
Pelaku disebut telah dijatuhi sanksi pada Januari 2025, tapi dikabarkan masih tercatat aktif mengajar, meskipun tidak lagi menjadi pembimbing akademik. Sang korban justru menghadapi laporan balik atas tuduhan pencemaran nama baik.
4. Kasus pelecehan Guru Besar Farmasi UGM

freepik.com
Tahun 2023-2024 lalu juga sempat ramai kasus yang melibatkan kampus besar lainnya di Indonesia. Seorang guru besar (EM) di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada dilaporkan oleh sejumlah mahasiswi yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual sang dosen dengan modus pendekatan akademik.









