وَلِكُلِّ وَاحِدٍ مِنْهُمْ زَوْجَتَانِ يُرَى مُخُّ سُوقِهِمَا مِنْ وَرَاءِ اللَّحْمِ مِنْ الْحُسْنِ لَا اخْتِلَافَ بَيْنَهُمْ وَلَا تَبَاغُضَ قُلُوبُهُمْ قَلْبٌ وَاحِدٌ يُسَبِّحُونَ اللَّهَ بُكْرَةً وَعَشِيًّا
Setiap dari pria ( yg masuk surga ) memiliki dua istri (bidadari) yang sumsum tulangnya dapat kelihatan dari betis-betis mereka dari balik daging karena teramat sangat cantiknya. Tidak ada perselisihan (pertengkaran) di sana dan tidak ada pula saling benci. Hati mereka bagaikan hati yang satu yang senantiasa bertasbih pagi dan petang”. (HR Bukhari)
Bidadari- bidadari surga itu bukan penduduk dunia. Karena Allah menyatakan dalam Al-Qur’an bahwa mereka diciptakan secara langsung sebagai gadis dg umur yang sebaya..
إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً()
فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا()
عُرُبًا أَتْرَابًا
“Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung. Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya.” ( QS: Al-Waqi’ah ayat 35-37)
Bagaimana dengan para perempuan? Dalam hal ini terdapat beberapa hadis sebagai berikut ;
1. Apabila suaminya berada di surga maka dia akan bersama suaminya di surga
Dan Allah menjadikanya sebagai ratunya bidadari .Dalam sebuah hadis dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anha , ia pernah bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,









