Kedua, Allah balik ceritanya ; Allah berfirman di ayat setelahnya :
وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ آمَنُوا امْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِي عِنْدَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
“Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, istri Fir‘aun, ketika dia berkata, “Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir‘aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.” (At Tahrim : 11)
Asiyah binti Muzahim istri manusia yang paling bejat dimuka bumi yang mengatakan “Ana rabbukumul a’la” artinya “Akulah Tuhan Kalian yang paling tinggi” yang ceritanya Allah kisahkan di banyak tempat mengingat tingginya eksistensi pembangkangannya. Ia telah mencoba membunuh nabi Musa alaihissalam dengan bala tentaranya yang kemudian Allah tenggelamkan mereka semua kedalam laut merah. Tidak cukup disitu, dalam surat Yunus ayat 92 dikisahkan bahwa Allah abadikan jasadnya sampai hari ini supaya jadi pelajaran bagi kita semua. Dia lah Firaun yang laknat Allah selalu menyertainya.
Namun lihatlah, Firaun memiliki istri yang Allah janjikan baginya rumah di surga. Saat akhirnya ia beriman kepada Allah setelah melihat mukjizatnya nabi musa, Asiyah disiksa firaun dengan dijemur dibawah terik matahari, namun imannya tidak pernah kering, lisannya basah dengan kalimat tauhid.









