Siti Fadilah Supari: Divaksin Atau Tidak Divaksin, Risikonya Sama. Tameng Kita Adalah Masker

oleh -248 views

Porostimur.com | Jakarta: Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari membahas tentang pandemi Covid-19 yang terjadi akhir-akhir ini.

Dia berbicara dengan ahli virologi Prof. Nidom membahas pandemi Covid-19 dan juga virus corona yang kini telah banyak bermutasi.

Karena mutasi virus corona ini, sehingga masyarakat wajib untuk terus memakai masker dan menjaga protokol kesehatan.

“Divaksin ataupun tidak divaksin, resikonya untuk terkena Covid itu sama dan (tingkat) kematiannya juga sama,” kata Siti Fadilah Supari di kanal Youtube Siti Fadilah Supari Channel.

Profesor Nidom menyambung, “Bedanya kalau sudah divaksin, masyarakat jadi lebih abai (Protokol kesehatan),” katanya.

“Harapan pemerintah, dengan 70 persen (masyarakat Indonesia) dia vaksin, 70 persen juga terjadi imunitas. Padahal itu tidak mungkin. Karena efikasinya, tidak ada yang 100 persen,” kata Siti Fadilah Supari.

Baca Juga  Pelantikan Pengurus DPD Golkar Maluku Ditunda, Boy Sangadji: Menyesuaikan Jadwal Ketum Bahlil

“Hal-hal yang kayak gini sebetulnya kan Scientific banget. Kenapa tidak ada yang bersuara kepada Menteri Kesehatan gitu, Jadi jangan You kejar yang 180 juta rakyat itu nanti Anda yang mengejar sesuatu yang tidak akan Anda dapet. Uang banyak keluar tapi korban akan cukup banyak,” katanya.

Prof Nidom mengatakan, banyak tenaga kesehatan yang sudah divaksin lengkap juga terkena Covid-19. Seperti di Kudus, di Bangkalan, dan di beberapa daerah lain. Kurang lebih 350 orang tenaga kesehatan. Yang meninggal 15 orang

No More Posts Available.

No more pages to load.