Skandal Mafia Haji: Siapa Menyusul Yaqut?

oleh -137 views

​Aliran Dana dan Marwah Organisasi

​Isu yang paling sensitif adalah dugaan aliran dana hasil korupsi ini yang sempat diberitakan menyenggol nama besar organisasi seperti PBNU dan menyeret nama Ketua Umumnya, Yahya Cholil Staquf. Meskipun Gus Yahya telah memberikan klarifikasi dan membantah intervensi, beban pembuktian kini ada di tangan KPK.

​Prinsip follow the money yang dijalankan KPK harus transparan. Apakah benar dana tersebut mengalir untuk kepentingan pribadi, operasional kementerian, atau justru “mampir” ke kantong-kantong organisasi demi kepentingan politik praktis? Jika KPK tidak berani mengusut aliran dana ini secara tuntas, maka kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi di sektor agama akan runtuh total.

Baca Juga  Lansia di Panti Himo-Himo Ternate Diduga Terima Makanan Minim Gizi

​Menebus Dosa Pada Jamaah Haji

​Kasus korupsi haji 2024 bukan sekadar soal angka kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp1 triliun, melainkan soal pengkhianatan terhadap hak jemaah yang telah mengantre puluhan tahun. KPK tidak boleh berhenti pada Yaqut. Seluruh jaringan, mulai dari birokrat teknis hingga pengusaha travel nakal, harus disapu bersih. Jangan biarkan marwah ibadah haji dikotori oleh mentalitas pemburu rente yang berlindung di balik jubah kekuasaan. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.