Sosok Anak Ketua MUI Buru yang Dinikahkan dengan Ustaz asal Tangerang

oleh -276 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Sebagaimana diberitakan sebelumnya, NK seorang siswi di SMPN 1 Namrole, Kabupaten Buru Selatan Maluku dinikahkan dengan seorang ustaz asal Tangerang, Banten.

NK yang masih berusia 15 tahun itu dinikahkan oleh orangtuanya.

Sosok NK dikenal berprestasi di sekolah, namun kini berhenti lantaran merasa malu.

Kepala sekolah, Noho Lesilawang mengatakan, NK kerap menjadi guru untuk teman-temannya di sekolah lantaran memiliki kemampuan di atas siswa lain.

Setelah pernikahan itu, Noho menyebut banyak teman-teman NK yang merasa kehilangan.

“Karena prestasinya bagus sekali dia jadi guru bagi teman-teman sebayanya, jadi saat dia dikawinkan oleh orangtuanya, teman-temannya merasa kehilangan sekali,” ujar Noho.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (10/10/2021), Noho menjelaskan, NK sebenarnya masih ingin tetap sekolah.

Baca Juga  Fraksi PDI-P DPRD Maluku Minta Oknum TNI-AL yang Terlibat Kekerasan Terhadap Warga Negeri Latta Ditindak Tegas

Tetapi orangtuanya memaksa dan bersikeras meminta NK untuk segera menikah.

Karena terus dipaksa, akhirnya NK menuruti permintaan orangtuanya.

Noho menceritakan, NK sempat menyampaikan pada sang ayah soal keinginannya untuk bisa tetap bersekolah setelah menikah.

“Saat dipaksa menikah, NK sampaikan kepada bapaknya dia punya permintaan bahwa kalau bapak paksa kasih kawin dia tetap sekolah, itu permintaanya. Dia akhirnya menuruti keinginan orangtuanya dengan syarat dia tetap bisa bersekolah,” ujar Noho.

Kini setelah menikah NK justru berhenti sekolah.

Sang ayah, Ambo Intan Karate mengatakan, kini sang putri berada di rumah dan tak bersekolah lantaran merasa malu.

“Bagaimana mau sekolah, dia sudah malu,” ujar Ambo.

Baca Juga  Klaim Serang Bandara Internasional Kabul, Taliban Sebut ISIS Murtad dari Ajaran Islam

Ketua MUI sebut pernikahan atas keinginan putrinya, bukan paksaan

Ambo mengungkapkan, pernikahan putrinya itu menjadi urusan internal, sehingga tidak perlu untuk dibesar-besarkan.

Lagipula, kata Ambo pernikahan tersebut bukan karena paksaan namun atas keinginan putrinya sendiri.

Ia mengaku kesal karena banyak anak usia sekolah yang menikah tapi tidak pernah memunculkan kehebohan seperti yang terjadi pada putrinya.

“Banyak anak putus sekolah, apa Komnas HAM turun?”

Ambo juga menyampaikan banyak anak dibawah umur yang terlantar di Maluku tapi tidak pernah disorot publik.

“Banyak anak yang putus sekolah. Ada anak-anak yang terlantar apa ada komnas HAM yang turun apa ada yang demo, tidak tahu ada tendensi apa buat saya,” ujarnya.

Baca Juga  5 SUV Penerjang Banjir, Cocok Buat Blusukan di Musim Hujan

(red/kompas.com)