SPBU Kamal Diduga Jual BBM ke Pengecer, Disperindag SBB Bakal Panggil Pengelola

oleh -138 Dilihat
Kepala Disperindag SBB Abidin Papalia, memastikan pihaknya akan memanggil pengelola SPBU Kamal untuk meminta penjelasan terkait dugaan penjualan BBM kepada pengecer.

Pertanyaan tersebut seharusnya dapat dijawab melalui data.

Mulai dari jumlah pasokan yang diterima setiap hari, volume penjualan, transaksi pengisian, hingga pencatatan stok BBM sebelum dan sesudah pelayanan.

Sebab, jika pasokan mencapai sekitar 5.000 liter tetapi habis dalam waktu relatif singkat, maka pola distribusinya perlu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan.

Masyarakat bahkan mendesak Pertamina melakukan evaluasi terhadap SPBU Kamal.

Pemeriksaan diharapkan tidak hanya melihat ketersediaan stok, tetapi juga mencocokkan data pasokan dengan volume penjualan dan pola transaksi harian.

Jika nantinya ditemukan pelanggaran, masyarakat berharap ada tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Desakan tersebut juga muncul karena distribusi BBM, terutama BBM bersubsidi, menyangkut kepentingan publik secara langsung.

Ketika BBM yang seharusnya mudah diakses masyarakat justru diduga beralih kepada pengecer, maka konsumen yang datang langsung ke SPBU berpotensi menjadi pihak yang paling dirugikan.

Baca Juga  Proyek LNG Abadi Blok Masela Ditargetkan Beroperasi Akhir 2030, Investasi Capai US$22 Miliar

Namun, seluruh dugaan tersebut tetap perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan data resmi.

Disperindag SBB Panggil Kepala SPBU

Merespons informasi yang berkembang, Pemerintah Kabupaten SBB melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tidak tinggal diam.

No More Posts Available.

No more pages to load.