Sungai Bidadari

oleh -328 views

Keesokan harinya
Hari ini kami akan berkunjung ke sungai itu. Tak lupa kami membawa makanan, minuman, tikar serta kamera untuk mengabadikan momen.

Puk! Puk! Puk!
Saat kami sudah sampai di sungai. Aku melihat seorang anak kecil, duduk di dasar sungai seperti sedang memanggil ikan. Hingga saat aku ingin menghampiri anak itu. Elsa menarik tangan kananku, hingga tiba ia berkata “kak. coba liat deh”. Aku pun mengikuti arahan tangan Elsa yang menunjuk pada ikan yang sangat besar yang sedang digenggam oleh anak itu. Hingga aku diikuti yang lainnya langsung menghampiri anak itu. Saat aku sudah berhadapan dengan anak itu. Tanpa berasa-basi lagi aku pun bertanya. “De, kok bisa sih kamu melakukan hal itu, memangnya kamu tidak takut?” di sini kan serem.
Dengan wajah polosnya dia berkata. “aku ngga takut kok, kak. Lagiankan di sini ngga ada apa-apa”

Baca Juga  Menteri Nusron Ajak Sertifikasi Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Saat aku mengamati wajah polosnya, aku merasa akan ada sesuatu yang terjadi terlebih anak kecil itu sudah mengambil ikannya dan diberikan padaku.

Akhirnya aku pun menerima pemberian anak itu. Namun saat ikan itu berada di tanganku. Wuss! Aku merasakan hembusan angin kencang melewati punggungku. Namun saat ku menoleh ke belakang di sana tak siapa-siapa. Akhirnya kuputuskan untuk berjalan menghampiri rombonganku.

No More Posts Available.

No more pages to load.