Tebar Rasisme Ke Warga Oba, GPM Malut Bakal Polisikan Syamsul Rizal

oleh -3 Dilihat

Sementara itu, mantan Ketua GPM Malut Sartono Halek mengatakan, penyataan itu sangat menyinggung hati seluruh penduduk di daratan Oba yang terdiri dari beragam suku dan etnis.

“Meski Syamsul Rizal Hasdy dilaporkan ke polisi dan telah melayangkan permintaan maaf. Saya mengajak kepada seluruh warga Oba agar sama-sama kita laporkan MSR ke Polda Maluku Utara untuk mempertanggung jawabkan ucapan bernada penghinaan itu. Emang siapa ini orang sampai sesuka hati mengolok-olok negeri kita,” tegas Sartono, Sabtu (24/9/2022).

Pernyataan Syamsul Rizal yang dikutip dalam potongan vidio pidatonya itu, menyebutkan, bahwa ke kedepan konsep Tidore harus seperti Jeddah dan Mekkah.

“Jadi kalau Mekkah itu tanah haram, maka Tidore ini dijadikan tanah haram seperti Mekkah. Kalau konsep modernisasi itu di Oba, kalau mau membangun peradaban, mental, moral, itu di Tidore,” ungkap MSR.

Dalam vidio yang tersebar di grup WhatsApp tersebut, dia bilang, kedepan, Tidore dijadikan pusat peradaban Islam di Asia Tenggara. Karena itu, pihaknya berencana akan membangun masjid besar dengan nama masjid Jazirah Al Mulk yang menjadi pusat peradaban Islam di Asia Tenggara termasuk museum Moloku Kie Raha.

Baca Juga  Dua Tersangka Korupsi Kredit KECE BRI Pasahari Ditahan, Kerugian Negara Rp4,21 Miliar

“Kalau mau kaco (kacau atau membuat onar) dan mau keto (mabuk) dan lain-lain itu di Oba, jangan di Tidore, tapi di Oba. Karena di Tidore itu negeri tarekat dan negeri adat. Jangan kotori. Kalau mau kotori itu di sana, bersama Sangir-sangir di Oba,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.