Menurutnya, seluruh faktor tersebut harus diantisipasi sejak dini melalui penerapan budaya keselamatan atau safety first yang tidak hanya menjadi slogan, tetapi diterapkan secara nyata.
“Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah sebagai regulator, pemilik kapal, nahkoda, awak kapal, hingga masyarakat sebagai pengguna jasa,” tegasnya.
Perkuat Sinergi dan Kepatuhan Regulasi
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dalam membangun sistem keselamatan pelayaran yang lebih baik di wilayah Kepulauan Aru.
Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya kepatuhan terhadap regulasi pelayaran, pengawasan di laut, serta aspek penegakan hukum.
Ruswan turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan pelayaran yang aman, profesional, dan berkelanjutan.
(Maichel Koipuy)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









