Tidak Seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

oleh -6 Dilihat

Aku yang mendengar dari bilik sebelah menahan luka bagaimana aku tidak bisa mengetahui keinginan terpendammu yang sedari lama kau genggam erat, potongan foto mengenai pelabuhan yang kau pajang di sudut kamar tak pernah kuhiraukan, kau juga sering bercerita tentang kemolekan sungai Mahakam yang terkandung kau iri dengannya, padahal bagiku kau lebih segalanya dari pada apapun, buku-buku yang sering kau baca mengenai pelabuhan yang selalu tersusun rapi di rak putih sehabis selesai kau membacanya juga tak pernah kumengerti di balik alasannya.

Semenjak itu, tekadku semakin kuat aku akan mewujudkan keinginan yang telah lama kau pendam seorang diri, melalui list yang telah kubuat yang terdiri dari perjalanan yang akan kita lalui dengan mobil Robocon hitam yang katamu segagah diriku saat kau melihatnya melintas petang lalu.

Baca Juga  Sinyal Internet Lemah, Peserta HKG PKK ke-54 di Halmahera Timur Keluhkan Sulit Siaran Langsung

Aku memang sengaja meminjamnya dari teman ayahku karena aku ingin membuatmu bahagia, lalu aku juga telah membelikanmu gamis dengan hijab berwarna putih bersih yang akan kau kenakan pada hari ahad, bukan tanpa alasan kau menyukai warna itu, bagimu warna putih itu sangat suci dan Indah, sesuci dan seindah cinta kita yang telah kita bina selama sepuluh tahun lamanya.

Tak lupa aku juga akan membawakanmu kue brownies buatan ibumu yang selalu kau banggakan di depanku, setiap kali aku membeli kue jenis itu dari tokoh Amanda di perempatan jalan rumah kita. Aku semakin tidak sabar menyaksikan raut kebahagiaan yang terpancar dari wajah cantikmu itu, Hayati.

No More Posts Available.

No more pages to load.