Tingkat Pengangguran Terbuka Maluku Meningkat Jadi 6,93% pada Agustus 2021

oleh -80 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Maluku merupakan salah satu provinsi dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi nasional. Hal itu disebabkan jumlah pengangguran yang tumbuh lebih besar dibanding jumlah penduduk yang bekerja.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku asep Riyadi menjelaskan, pada Agustus 2021, TPT di Provinsi Maluku naik 0,19 poin menjadi 6,93% dibandingkan dengan posisi Februari 2021 yang sebesar 6,73%.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk yang menganggur di Maluku bertambah 5,84% menjadi 59,59 ribu jiwa pada Agustus 2021 dibanding posisi Februari 2021.

Sementara jumlah penduduk yang bekerja hanya bertambah 2,68% menjadi 800,76 ribu jiwa pada Agustus 2021 dari posisi Februari 2021.

Jika dibandingkan dengan posisi Agustus 2020, jumlah pengangguran Maluku berkurang 6,14% sedangkan jumlah penduduk yang bekerja bertambah 3,23%.

Baca Juga  Kemhan Gelar Sosialisasi Bela Negara di Maluku

Dengan demikian, TPT pada Agustus 2021 di provinsi tersebut turun sebesar 0,64 persen poin dari 7,57% pada Agustus tahun lalu.

Penurunan TPT Maluku tersebut karena berkurangnya jumlah penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 menjadi hanya 127,69 ribu jiwa atau 9,76% dari total penduduk usia kerja pada Agustus 2021.

Tingkat Pengangguran Terbuka Maluku (1990-2021)

Sedangkan pada Agustus 2020, penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 mencapai 196,51 ribu jiwa atau 15,24% dari total penduduk usia kerja.

Pada Agustus 2021, terdapat 7,49 ribu jiwa penduduk Maluku yang menganggur karena terdampak pendemi Covid-19. Ada 6,53 ribu jiwa yang sementara tidak bekerja karena Covid-19, ada pula 112 ribu jiwa penduduk yang bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja.

Baca Juga  Dilaporkan ke Polisi, MRFT: Saya Tunggu Surat Panggilan

Sementara penduduk yang bukan lagi menjadi angkatan kerja karena Covid sebanyak 1,65 ribu jiwa. (red)