TPNPB-OPM Klaim Serang Truk TNI di Maybrat, Dua Personel Disebut Tertembak

oleh -34 Dilihat
Juru Bicara Komnas TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyatakan laporan penyerangan diterima dari Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk, yang menyebut operasi berlangsung sekitar pukul 12.00 WIT.

Porostimur.com, Sorong – Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap IV Sorong Raya mengklaim telah melakukan penyerangan terhadap sebuah truk yang membawa aparat TNI di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Selasa (2/6/2026).

Dalam klaim tersebut, kelompok bersenjata itu menyebut dua personel TNI tertembak dalam insiden yang terjadi di ruas jalan sekitar 4 kilometer dari Kampung Framniawai menuju Distrik Aifat Timur Jauh.

Klaim Penyerangan dan Kontak Tembak

Juru Bicara Komnas TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyatakan laporan penyerangan diterima dari Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk, yang menyebut operasi berlangsung sekitar pukul 12.00 WIT.

“Pasukan berhasil melakukan penyerangan terhadap truk militer di tengah jalan, sekitar 4 kilometer dari Kampung Framniawai menuju Distrik Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2026).

TPNPB-OPM juga mengklaim terjadi kontak tembak yang berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 WIT, dengan keterlibatan sejumlah pimpinan lapangan, termasuk Komandan Operasi Kodap IV Sorong Raya, Mayor Manfred Fatem, serta pasukan dari beberapa batalyon di wilayah tersebut.

Baca Juga  Pemerintah Lirik Pulau di Maluku Jadi Kawasan Industri, Berpotensi Serap 250 Ribu Tenaga Kerja

Soroti Kondisi Warga dan Status Wilayah

Selain mengklaim adanya korban dari pihak TNI, kelompok tersebut turut menyoroti keberadaan pos aparat keamanan di wilayah pemukiman warga sipil di Kabupaten Maybrat.

No More Posts Available.

No more pages to load.