Trending Usai Rilis, Film ‘Dirty Vote’ Malah Sulit Ditemukan di Kolom Pencarian YouTube

oleh -41 views

Porostimur.com, Jakarta – Film Dirty Vote menarik atensi luar biasa di tengah hingar-bingar suasana pemilihan umum (Pemilu) yang sudah semakin di depan mata.

Film yang membahas bagaimana desain kecurangan Pemilu 2024 dirancang ini melibatkan tiga ahli hukum tata negara yang mengungkap permainan kotor pada Pemilu 2024. Ketiga ahli hukum tata negara tersebut adalah Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari.

Bivitri Susanti sebagai salah satu sosok yang muncul dalam film Dirty Vote mengungkapkan, alasan dirinya mau terlibat dalam film tersebut agar masyarakat semakin paham bahwa memang telah terjadi kecurangan luar biasa sehingga Pemilu 2024 kali ini tidak bisa dianggap baik-baik saja.

Baca Juga  Real Count KPU Senin Petang: Hillary Lasut Juara 3, Beda 31 Suara dengan Puan Maharani

Baru satu hari setelah perilisannya, Film Dirty Vote yang telah ditonton sebanyak lebih dari 4 juta kali dan mendapatkan lebih dari 300 ribu like itu mendadak sulit ditemukan di kolom pencarian YouTube.

Jika kita menuliskan kata kunci “Dirty Vote” pada kolom pencarian YouTube, maka yang keluar hanya berita seputar film itu sendiri, bukan langsung menuju film yang dimaksud tersebut.

Namun masyarakat yang kesulitan dalam menemukan Film Dirty Vote, bisa mengaksesnya melalui cara-cara di bawah ini.

Walaupun kata kunci Film Dirty Vote sulit ditemukan, namun animo masyarakat terhadap film tersebut masih sangat besar hingga menduduki berita trending di media sosial X. 

Baca Juga  Rektor ITB Dilaporkan ke Bareskrim Polri Gara-gara Sirekap

Film Dirty Vote sendiri mengurai satu per satu dugaan kecurangan yang dilakukan masing-masing paslon dalam Pemilu 2024 ini.

Mulai dari penyaluran bansos yang ditunggangi sebagai alat politik, statement Presiden Jokowi terkait anak-anaknya yang tidak sesuai dengan kenyataan saat ini, serta peran serta potensi kecurangan perangkat desa.

Namun, sebagian besar film tersebut memang cenderung condong dan menyinggung paslon nomor urut 2 yaitu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Oleh sebab itu, tidak lama setelah film Dirty Vote rilis, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menggelar jumpa pers dan mengatakan jika film tersebut berisi fitnah.

Film Dirty Vote sendiri berdurasi 1 jam 57 menit dan disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono yang merupakan orang yang sama yang menyutradarai film Sexy Killer di tahun 2019 lalu. 

Baca Juga  Ini 9 Anggota DPRD Kota Ambon Periode 2024-2029 dari Dapil 3 Kecamatan Nusaniwe

sumber: yoursay

No More Posts Available.

No more pages to load.