Dalam keterangan tertulis unggahannya, Pandji membayangkan hal-hal yang akan terjadi pada Glenn apabila Glenn masih hidup.
Mulai dari masih bernyanyi di usia tua hingga maju pilkada untuk Kota Ambon.
“Gue selalu membayangkan Glenn akan terus hidup sampai tua jadi opa-opa nyanyiin hitsnya di acara Golden Memories. Datang ke acara tribute yang dipersembahkan untuknya,” ujar Pandji.
“Bahkan gue bisa membayangkan Glenn maju pilkada untuk kota Ambon,” sambungnya.
Ayah dua anak ini juga masih tak bisa membayangkan kepergian Glenn Fredly terbilang cukup cepat untuknya.
Tompi
Mengenang kepergiannya, Tompi bercerita bahwa biasanya Glenn Fredly kerap merayakan hari ulang tahunnya.
Acara-acara itu seperti menggelar konser bagi para musisi-musisi Indonesia, Slank, Yovie Widianto, dan Ruth Sahanaya.
Namun bagi Tompi kini pelantun tembang “Januari” itu telah menjadi legenda musik Indonesia.
“Bre, selamat ulang tahun. Biasanya tiap tanggal 30 September kita rayakan dengan merayakan legenda musik. Tapi mulai tahun ini, lo yang jadi legenda dan untuk selamanya,” tulis Tompi dalam unggahan Instagram-nya.
Pria yang juga berprofesi sebagai dokter bedah plastik itu juga mengungkapkan kerinduannnya terhadap Glenn Fredly.




