Porostimur.com | Jakarta: Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengunggah foto salah satu mural ikonik karya Dmitri Vrubel berjudul ‘May God Help Me To Survive This Deadly Love’ di akun Twitter @Bekahapsara, Sabtu (14/8/2021).
Mural tersebut, kata Beka, merupakan interpretasi dari foto berjudul ‘Bruderkuss’.
Mural itu menunjukkan salam kelompok sosialis era 70-80-an antara Leonid Brezhnev, Sekjen Partai Komunis Uni Soviet dan Erich Honecker, Pemimpin Jerman Timur.
Mural digambar di tembok Berlin, pada medio 1990 oleh Dmitri. Mural itu disebut-sebut sebagai bentuk kritik atas pemisahan Jerman Barat dan Jerman Timur.
Beka menyebut, bahwa mural tersebut melekat pada sejarah bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur.
Mural, katanya, tidak terpisahkan dalam perjuangan kemerdekaan.
Mural merupakan bagian dari perjuangan melawan ketidakadilan setelah kemerdekaan, sampai sekarang.
“Di Indonesia, mural juga menjadi bagian tak terpisahkan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia serta alat melawan ketidakadilan setelah kemerdekaan, sampai sekarang,” katanya.
Beka lewat akun Twitter @bekahapsara, dipantau Sabtu (14/8/2021), merespons cuitan Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini @FaldoMaldini




